.:Translate:.

by : @ahdibhaskara

Rabu, 05 Januari 2011

Berbagai Manfaat Bermain Game

Banyak orang beranggapan bahwa bermain game itu banyak pengaruh buruknya, memang sih ada pengaruh buruknya. Tetapi ternyata sisi positifnya lebih banyak. Dalam penelitian, para gamer usia antara 18 hingga 23 tahun dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama dilatih dengan game FPS yang terkenal yaitu Medal Of Honor dalam waktu satu jam setiap hari selama sepuluh hari berturut-turut. Hasil penelitian menyebutkan bahwa para gamer ini memiliki fokus yang lebih terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya, jika dibandingkan dengan mereka2 yang jarang bermain game, apalagi yang tidak main sama sekali. Gamer2 ini juga mampu menguasaibeberapa hal dalam waktu yang sama atau multitasking bahasa kerennya. Dengan kata lain, game dapat membantumelatih orang orang yang memiliki masalah dalamberkonsentrasi.

Sementara dengan Penelitian kelompok ke 2, gamer dilatih dengan permainan Tetris. Permainan ini lain dengan game kategori FPS. Dalam game ini, gamer hanya berfokus pada satu hal pada satu waktu. Kesimpulan dari test ini adalah bahwa mereka yang main Medal of Honor mengalami peningkatan dalam visual skill (atau penglihatan). Gamer gamer yang memainkan game Battle of Hasting (game perang antara Normandia dan Saxon di Hasting), di mana mereka berperan sebagai prajurit ataupun jendral dalam game tersebut, juga memberikan manfaat bagi para pemainnya. Penelitian menunjukkan bahwa Game ini membantu meningkatkan skill dalam bernegosiasi, mengambil keputusan, ataupun melakukan perencanaan, dan berpikir strategis.

Game juga dapat digunakan sebagai pengalih perhatian yang ampuh bagi orang orang yang sedang menjalaniperawatan yang menimbulkan rasa sakit, sperti chemotherapy. Dengan main game, rasa sakit dan pening mereka berkurang dan tensi darahnya pun menurun, dibandingkan dengan mereka yang hanya istirahat setelah diterapi. Game juga baik untuk fisioterapi pada anak-anak yang mengalami cedera tangan.

Selain itu, bermain game ternyata bisa mengurangikepikunan pada saat menjelang tua. 49 manula yang secara acak ditugaskan untuk bermain videogame, dan kelompok yang tidak ditugaskan bermain game selama lebih dari satu bulan. Kelompok yg bermain game menghabiskan waktu 23 jamuntuk terlibat dalam “Rise of Nations, video game dimana para pemain berkeinginan mencapai dominasi dunia". Menguasai dunia membutuhkan setumpuk tugas berat termasuk strategi militer, membangun kota-kota, mengelolaekonomi dan memberi makan rakyat. Saat penelitian berakhir, kemampuan mental mereka kembali diuji. Jika dibandingkan dengan mereka yang tidak memainkan video game, pemain Rise of Nations menunjukkan peningkatan yang lebih besar soal cara kerja otak, ingatan jangka pendek, daya nalar, dan kemampuan berganti tugas.

Jadi manfaat dari bermain game, dapat disimpulkan dalam beberapa point sebagai berikut:

-  Bisa menjadi sarana hiburan yang menyediakan interaksi sosial.
-  Membangun semangat kerja sama atau teamwork ketika dimainkan dengan gamers-gamers lainnya secara
    multiplayer
-  Bagi manula (lansia) , bisa mengurangi efek kepikunan.
-  Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri anak saat mereka mampu menguasai permainan.
-  Mengembangkan kemampuan dalam membaca, matematika, dan memecahkan masalah atau tugas
-  Membuat anak-anak merasa nyaman dan familiar dengan teknologi – terutama anak perempuan, yang
    tidak menggunakan teknologi sesering anak cowok.
-  Melatih koordinasi antara mata dan tangan, serta skill motorik.
-  Mengakrabkan hubungan anak dan orangtua. Dengan main bersama, terjalin komunikasi satu sama lain.
-  Bisa membantu memulihkan kesehatan untuk beberapa kasus penyembuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Budayakan Selalu Komentar dan Saran dengan SOPAN...

Upload dan kirimkan film, komik, game kalian ke ahdi.uzumaki@gmail.com
JANGAN LUPA KOMENTAR YA ^^ ....

*
Bila anda menemukan link yang rusak, harap melapor pada Admin melalui baris komentar.